Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ruqyah Bayi terkena 'ain


Salah satu kenikmatan yang ada di dunia ini adalah dikaruniai bayi. Siapapun pasti senang melihat bayi. Tentu karena kepolosannya, belum punya dosa dan kemaksiatan. Saat itulah anda akan senag melihatnya, memandangnya, menyentuhnya. Nah jika anda belum paham, hal-hall itu akan mengundang bahaya secara sadar maupun tidak sadar.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Setiap yang memiliki kenikmatan pasti ada yang iri (dengki).” (Shahihul Jami’ 223. Lihat majalah Al Furqon).

Kenikmatan pasti ada dengki (iri). Banyak alasan untuk iri/dengki terhadap kenikmatan orang lain yang mungkin belum anda dapati. Anda mesti berhati-hati, karena Syariat Islam ini telah memberitahukan agar menjaga anak-anak anda dari bahaya 'ain.

Hadits dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

العين حقُُّ ولو كان شيء سابق القدر لسبقته العين

“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim)

Diantara kasus yang sering menimpa bayi adalah nangis yang tidak normal. Atau mata sering melihat sambil melotot keatas langit-langit rumah, atau sering menunjuk kepada sesuatu tempat. Itu bisa jadi disebabkan karena 'Ain.

Perhatikan hal ini,

A’isyah menceritakan,

دَخَلَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمِعَ صَوْتَ صَبِىٍّ يَبْكِى فَقَالَ: مَا لِصَبِيِّكُمْ هَذَا يَبْكِى فَهَلاَّ اسْتَرْقَيْتُمْ لَهُ مِنَ الْعَيْنِ

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke rumahku. Tiba-tiba Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar jeritan bayi nangis. Kemudian beliau bersabda,

Ibnu Qoyyim rohimahullah dalam kitab Tafsir Surat Muawwadzatain berkata, “Bahaya dari pandangan mata dapat terjadi ketika seseorang yang berhadapan langsung dengan sasarannya. Sasaran tukang pandang terkadang bisa mengenai sesuatu yang tidak patut didengki, seperti benda, hewan, tanaman, dan harta. Dan terkadang pandangan matanya dapat mengenai sasaran hanya dengan pandangan yang tajam dan pandangan kekaguman.” Pengaruh dari bahaya pandangan mata pun hampir mengenai Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana firman-Nya,

وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ

“Sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar al Qur’an dan mereka mengatakan ‘Sesungguhnya dia (Muhammad) benar-benar gila.” (Al Qalam [68]: 51)

Diantara ciri-ciri anak anda terkena 'ain adalah sering menangis secara tidak wajar, sering sakit-sakitan, mata ketakutan melihat dilangit-langit rumah, dll.

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengobati 'ain

1. Diketahui orang yang menjadi penyebab ‘ain

Misalnya diketahui, anak ini sakit kesambet karena tadi dilihat si fulan.

Cara penanggulangan adalah suruh si fulan mandi, dan air bekas mandinya dimandikan ke dibuat si bayi yang terkena 'ain itu. Insyallah akan sembuh. Sebagaimana yang ditunjukkan dalam hadis tentang peristiwa Sahl bin Hunaif dan Amir bin Rabi’ah di atas.

2. Jika tidak diketahui penyebabnya, bisa langsung Ruqyah bayi itu.

a. Doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan untuk Hasan dan Husain, yaitu:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانِِ وَ هَامَّةِِ وَ مِنْ كُلِّ عَيْنِِ لامَّةِِ


“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracung dan dari pengaruh ‘ain yang buruk.” (HR. Bukhari dalam kitab Ahaditsul Anbiya’: 3120)

b. Do’a yang dibacakan oleh malaikat Jibril alaihissalam ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat gangguan setan, yaitu:

بِسْمِ اللهِ أرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءِِ يُؤْذِيْكََ مِن شَرِّ كُلِّ نَفْسِِ وَ عَيْنِ حَاسِدِِ اللهُ يَشْفِيكَ

“Dengan menyebut nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu dari segala sesuatu yang menganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan pengaruh ‘ain. Semoga Allah menyembuhkanmu.”

c. Atau doa lain

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَِ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.” (HR. Muslim 6818).

Dan bacakan ayat-ayat Ruqyah standar. Atau anda juga bisa tambahkan ayat-ayat tentang 'ain dalam Al-Quran.

InsyaAllah nanti saya akan bahas juga, cara pencegahan dari penyakit 'ain dan doa dan ayat ruqyah khusus tentang 'Ain.






Posting Komentar untuk "Cara Ruqyah Bayi terkena 'ain"