LEBIH BAIK RUQYAH MANDIRI ATAU DATANG KE PERUQYAH?
Katakanlah ada sebuah pedang yang sangat tajam. Keindahannya menciutkan nyali lawan. Pedang itu kepunyaan sang pendekar yang telah melalang melintang kepelosok tanah air. Dipedang itu, sudah banyak orang keji dan dzalim terbunuh sampai tidak terhitung bilangannya. Nah jika sang pendekar itu, kemudian memberikan pedang itu kepada anda yang itu bukan milik anda, yang itu anda baru pertama kali memandang dan memegang pedang itu; kemudian sang pendekar itu meminta anda memakai pedang itu berperang melawan para penjahat, kira-kira bisakah anda seperti sang pendekar itu yang mampu membunuh penjahat itu dengan mudah dan gampang? Mungkin anda menjawab tidak mungkin. Akan tetapi walaupun anda mau belajar keras dan memakan waktu yang lama bersama pedang itu, bukan tidak mungkin anda bisa seperti pendekar itu atau bahkan anda bisa lihai melebihi sang pendekar itu.
Ruqyah itu seperti halnya pedang. Dan jika anda pemula memakai pedang itu, setajam dan sekuat apapun pedang itu, maka tidak berguna sedikitpun. Tetapi jika anda sudah terbiasa memakai pedang itu, pasti akan sangat berguna.
Itulah mengapa mengapa penulis mengatakan bahwa meruqyah dibantu dengan roqi itu lebih efektif dibandingkan dengan ruqyah mandiri. Roqi lebih menganl medan, lebih mengenal hakikat jin, sihir, ain, dll. Maka wajar apabila anda meruqyah mandiri sangat berbeda jika ada diruqyah. Minimal pengalaman saya bisa dijadikan pijakan mengenai hal itu.
Saya mengawali meruqyah itu sejak SMA dengan modal membaca buku karangan Ust Abu Aqila tentang Ruqyah. Berangkat dari keadaan mendesak saya coba meruqyah teman saya. Dan hasilnya teman saya muntah banyak. Setelah itu saya banyak meruqyah dengan pengetahuan yang sangat minim mengenai ilmu ruqyah. Banyak sekali dulu saya memakai metode ruqyah yang sekarang tidak diperbolehkan, saya dulu sangat percaya ucapan jin sehingga saya banyak dikelabui jin dll. Hingga akhirnya Allah bukakan pengetahun ruqyah saya dengan bertemu dengan peruqyah-peruqyah senior. Alhamdulillah.
Imsyah Rabbani

Posting Komentar untuk "LEBIH BAIK RUQYAH MANDIRI ATAU DATANG KE PERUQYAH?"